News

Iran Tolak Lanjutkan Putaran Kedua Perundingan Damai dengan Amerika Serikat

Teheran (KABARIN) - Kantor berita resmi Iran, IRNA, pada Minggu (19/4) melaporkan bahwa Iran menolak untuk berpartisipasi dalam putaran kedua perundingan damai dengan Amerika Serikat (AS).

IRNA menyebut ketidakhadiran tersebut disebabkan oleh sejumlah faktor yang dianggap sebagai hambatan dari pihak Washington, termasuk tuntutan yang dinilai berlebihan, ekspektasi yang tidak realistis, sikap yang kerap berubah-ubah, serta berbagai kontradiksi dalam pernyataan AS.

Selain itu, Iran juga menyoroti dugaan blokade laut yang masih berlangsung dan dianggap melanggar kesepakatan gencatan senjata.

Dalam unggahan di akun berbahasa Inggris di platform X, IRNA juga membantah laporan yang menyebut adanya putaran kedua perundingan di Islamabad, Pakistan. Laporan tersebut disebut tidak benar dan dikategorikan sebagai bagian dari “permainan media” serta upaya saling menyalahkan.

Menurut IRNA, situasi tersebut membuat prospek keberhasilan negosiasi antara Teheran dan Washington menjadi tidak jelas.

Sebelumnya, dilaporkan bahwa kedua pihak telah melalui rangkaian ketegangan yang diikuti serangan dan aksi balasan di kawasan Timur Tengah, sebelum akhirnya mencapai kesepakatan gencatan senjata pada 8 April. Setelah itu, perundingan lanjutan sempat digelar di Islamabad pada 11–12 April, namun tidak menghasilkan kemajuan berarti.

Hingga kini, belum ada kepastian terkait jadwal putaran perundingan berikutnya antara Iran dan Amerika Serikat.

Pewarta: Xinhua
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: